SOLOK, HaluanNews.co.id – Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Anggota DPRD Kabupaten Solok, Forkopimda setempat dan Awak Media, meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang di Nagari Muaro Pungai dan Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Minggu (30/11/2025) pagi hingga petang hari.

Turut mendampingi Bupati Jon Firman Pandu, diantaranya Sekda Medison, Wakil Ketua DPRD Armen Plani, Ketua Komisi I DPRD Iskan Nofis, Plt. Kadis Kominfo Safriwal, Pejabat OPD dan Wali Nagari Muaro Pingai Dodi Ermen juga Wali Nagari Paninggahan.

Di lokasi bencana, ditengah duka mendalam masyarakat, akibat sebagahaian besar infra struktur dan rumah penduduk yang luluh lantak oleh dahsyatnya banjir bandang, warga Nagari Muaro Pingai melaporkan kepada Bupati Jon Firman Pandu bahwa dikawasan Nagari itu ada aksi ilegal logging.

Warga menyebutkan, banjir bandang yang terjadi kali ini begitu dahsyatnya, ditenggarai disebabkan ulah aksi ilegal logging tak bertanggung jawab.

” Mohon pak Bupati, para pelaku ilegal logging yang mengakibatkan rusaknya kawasan hutan sekitar ditindak, karena kawasan hutan yang rusak, diduga kuat menjadi faktor penyebab banjir bandang yang dahsyat kali ini ” ujar warga kepada Bupati Jon Firman Pandu.

Terkait laporan warga tersebut, Bupati Jon Firman Pandu mengatakan, akan melakukan langkah-langkah komprehensif dan menegaskan akan menindak oknum pelaku ilegal logging.

” Apabila diketahui memang ada indikasi ilegal logging, Pemerintah daerah akan menindak lanjuti laporan warga dan akan menindak pelaku ilegal logging diwilayah Kabupaten Solok ” tukas Bupati Jon Firman Pandu.* (ris).