TANGERANG, HaluanNews.co.id – Pemanfaatan teknologi digital di era modernisasi kini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Aplikasi berbasis Android telah mendominasi berbagai sektor layanan, mulai dari transportasi, makanan, perhotelan, hingga layanan kesehatan, termasuk donor darah.
Seluruh kebutuhan kini dapat diakses dalam satu genggaman smartphone. Masyarakat tidak lagi harus bersusah payah mencari informasi ketersediaan darah atau lokasi donor, karena semuanya dapat diakses dengan mudah dan cepat secara digital.
Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tingkat Provinsi Banten yang digelar di kawasan Sumarecon, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (17/12), menjadi bukti bahwa layanan publik dapat berjalan seiring dengan kemajuan digitalisasi.
“Aplikasi SIDONI merupakan salah satu inovasi yang dilahirkan PMI Kabupaten Tangerang melalui Unit Donor Darah. Aplikasi ini mampu menyelaraskan layanan publik dengan perkembangan teknologi. Masyarakat cukup mengunduh melalui App Store, seluruh informasi terkait donor darah, jadwal, hingga kebutuhan darah dapat diakses secara terbuka,” ujar Soma.
Ia mengakui, penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Banten, Andra Soni, menjadi bukti komitmen PMI Kabupaten Tangerang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas penganugerahan sebagai yang terbaik untuk PMI Kabupaten Tangerang. Ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan apresiasi atas kinerja PMI Kabupaten Tangerang yang selama ini selalu berada di garda terdepan dalam membantu masyarakat, khususnya dalam pendistribusian darah bagi pasien yang membutuhkan.
“Ini merupakan wujud nyata sinergi pemerintah dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Inovasi digitalisasi layanan donor darah adalah bukti konkret upaya kita mempermudah akses layanan kesehatan,” paparnya.
Bupati berharap penghargaan tersebut tidak membuat PMI Kabupaten Tangerang berpuas diri, melainkan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Penghargaan ini harus menjadi pemicu untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Kebutuhan darah di Kabupaten Tangerang sangat tinggi, mencapai lebih dari 9.000 kantong per bulan, sehingga kita harus selalu siap dan sigap mengantisipasi kebutuhan tersebut,” tegasnya. (Yeni)
