HaluanNews.co.id – Dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2027 Kecamatan Mauk: Penguatan Pondasi Transformasi Sosial Ekonomi dan Tata Kelola Pemerintahan, Kecamatan Mauk menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 di Aula Kecamatan Mauk. Senin (20/01/2026)
Dalam acara tersebut dihadiri oleh. Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Camat Mauk, dan perwakilan dari berbagai instansi terkait diantara Bappeda, Dinas Bina Marga, UPT Puskesmas Mauk, UPT Pendidikan, Kapolsek, Danramil Mauk, kepala desa se kecamatan Mauk, KNPI, Karang Taruna, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), stakeholder.
Camat Mauk, Angga Yulyantono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Musrenbang kali ini membahas 50 usulan yang diidentifikasi sebagai skala prioritas. Sebanyak 35% dari usulan tersebut berfokus pada sektor Sumber Daya Manusia (SDM), terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Selanjutnya, 30% dari usulan terkait dengan penguatan perekonomian, khususnya dalam mendukung perkembangan UMKM di Kecamatan Mauk. Sementara itu, 15% dari usulan lainnya mencakup kegiatan terkait tata kelola pemerintahan yang lebih efektif. Paparnya.
“Harapan kami adalah agar usulan-usulan ini dapat menjadi prioritas utama dalam pembangunan ke depan, demi kesejahteraan masyarakat Mauk,” ungkap
Sementara Salah Satu Tokoh Muda
Desa Mauk timur Adi, mengusulkan beberapa usulan yang belum masuk dalam program prioritas dalam Musrenbang ini merupakan langkah penting dalam menyusun pembangunan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan desa serta mendukung kemajuan sosial ekonomi di wilayah khususnya Kecamatan Mauk. Ucap Adi
Dalam acara tersebut, dibahas beberapa usulan prioritas, antara lain:
– Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM): 35% dari usulan, fokus pada pendidikan dan kesehatan
– Pengembangan Ekonomi: 30% dari usulan, fokus pada UMKM
– Tata Kelola Pemerintahan: 15% dari usulan, fokus pada peningkatan efisiensi dan transparansi.
– Infrastruktur dan Ekologi: 15% dari usulan, fokus pada pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur
Usulan-usulan ini akan dikaji dan dievaluasi untuk menjadi program pembangunan tahun 2026. (Agus/KJK)
