HaluanNews.co.id – Pemerintah Kabupaten Solok meresmikan Paket Inpres Jalan Daerah (IJD) Perbaikan Jalan Taratak Galundi, Alahan Panjang, pada Jum’at (09/01/2026).
Peresmian ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Legislatif, dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Solok.
Peresmian IJD di Alahan Panjang itu, dihadiri Pemerintah Kabupaten Solok diwakili Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I, Anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda, S.E., M.M, Anggota DPRD Provinsi Sumbar Yogi Pratama, S.E., dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi, S.T., M.Sc., M.Eng.
Juga ada, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok Effia Vivi Fortuna, S.E., M.M, Anggota DPRD Kabupaten Solok Fraksi Golkar dan PAN Dapil V, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Solok, unsur Bundo Kanduang, Camat, Wali Nagari beserta jajaran dan tokoh masyarakat setempat.
Dengan diresmikannya jalan Taratak Galundi Alahan Panjang ini, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah. Memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok. Khususnya, di wilayah Alahan Panjang dan sekitarnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Solok H. Candra, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Anggota DPR RI Komisi V, Zigo Rolanda dan Kepala BPJN Sumbar beserta jajaran. Atas dukungan, dan perjuangan yang telah diberikan kepada Kabupaten Solok.
Di tengah efisiensi anggaran daerah yang luar biasa, kata Wakil Bupati, dimana transfer daerah kita dipotong hingga Rp.222 miliar, Alhamdulillah Kabupaten Solok pada tahun 2025 masih mendapatkan dua program Inpres Jalan Daerah (IJD).
” Satu di Taratak Galundi ini, dan satu lagi di Bukik Kanduang, dengan total bantuan sekitar Rp. 22 miliar. Nilai ini sangat besar dan sangat berarti bagi Kabupaten Solok,” tutur Wakil Bupati H. Candra.
Ia juga menyebutkan bahwa, pada tahun 2026, BPJN Sumatera Barat akan mengelola anggaran sekitar Rp.293 miliar, yang Insyaallah akan dikerjakan dalam tahun ini.
Untuk itu, Wakil Bupati H. Candra mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan pembangunan tersebut. Dan memberikan dukungan kepada wakil rakyat, yang benar-benar memperjuangkan kepentingan daerah.
Sedangkan Anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda, antara lain mengatakan, Program Inpres Jalan Daerah bukanlah program baru. Melainkan telah ada sejak lama dan terus dilanjutkan, sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat, dalam pemerataan pembangunan infrastruktur.
Zigo menuturkan bahwa, inpres Jalan Daerah ini berproses melalui Kementerian PUPR dan dibahas bersama DPR RI Komisi V. Usulan berasal dari Kabupaten/Kota, melalui aplikasi SETIA, yang membutuhkan rekomendasi dari instansi terkait dan anggota DPR.
” Kabupaten Solok, berhasil mendapatkan Rp.8 miliar untuk tahap pertama dan Rp.12 miliar untuk tahap kedua di Bukik Kanduang, yang saat ini telah selesai dikerjakan,” ujar Zigo Rolanda.
Ia juga menyebutkan, ke depan akan ada Program Inpres Irigasi di tujuh lokasi, serta proyek jalan besar lainnya. Seperti, kontrak jalan Aie Dingin senilai Rp. 220 miliar yang pemenangnya telah ditetapkan pada 12 Desember lalu.
Zigo Rolanda berharap, masyarakat dapat memahami setiap proses pembangunan. Termasuk, proses administrasi dan dinamika politik anggaran di pusat, serta mendukung kelancaran pembangunan di daerah.
Sementara itu, Kepala BPJN Sumatera Barat Elsa Putra Friandi, S.T., M.Sc., M.Eng melaporkan bahwa, pekerjaan IJD Kabupaten Solok merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai dari usulan daerah, pembahasan di Kementerian Keuangan, hingga finalisasi di DPR RI.
Untuk Paket Inpres Jalan Daerah Kabupaten Solok ini, katanya, pekerjaan yang dilaksanakan berupa overlay dan pelebaran badan jalan sepanjang 2,4 kilometer dengan nilai kontrak Rp.8,4 miliar.
” Pekerjaan dimulai pada 3 Oktober 2025 dan selesai pada 30 Desember 2025. Lebar jalan yang sebelumnya 4,5 meter kini diperlebar menjadi 5,5 meter,” ujar Elsa Putra Friandi.* (ris).
