SOLOK, HaluanNews.co.id – Ratusan siswa SMP Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok, yang berlokasi di Nagari Cupak, antusias menerima distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diserahkan oleh Bupati Solok diwakili Sekretaris Daerah Medison, di Aula SMP Negeri 2 Gunung Talang, Senin (3/11/2025).
Penyerahan MBG di SMP Negeri 2 Gunung Talang merupakan penyerahan MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Huller Mama Raya Gunung Talang-Cupak.
Hadir di kegiatan acara itu, Dandim 0309/ Solok, Camat Gunung Talang Riswandi Bahauddin, Kepala Disdikpora Elafki, Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri, Sekretaris DPPKBP3A Khairul.
Turut hadir, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Gunung Talang, Yenny beserta jajaran majelis Guru, Perwakilan OPD terkait, dan undangan lainnya.
SPPG Huller Mama Raya sendiri, merupakan Dapur ke 6 yang telah beroperasi di Kabupaten Solok.
Pada kesempatan itu, Sekda Medison mengatakan bahwa, program MBG ini bukan sekadar distribusi makanan. Melainkan bagian dari gerakan besar, untuk menyiapkan generasi masa depan yang sehat jasmani dan rohani.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Baik itu pendidikan, kesehatan, maupun masyarakat. Agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Penyerahan makanan bergizi gratis ini kata Medison, menjadi langkah awal pelaksanaan program nasional di Kabupaten Solok.
” Setiap siswa, menerima paket makanan dengan gizi seimbang, mengandung karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan lokal, simbol dari semangat kemandirian pangan daerah dan perhatian negara terhadap tumbuh kembang anak-anak bangsa,” ujar Sekda Medison.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri mengatakan, MPPG Huller Mama ini, telah memperoleh Sertifikat Layak Higien Sanitasi.
Saat ini kata Zul Hendri, di Kabupaten Solok sudah ada 6 dapur SPPG yang aktif termasuk MPPG Huller Mama Raya dan sudah diberikan Sertifikat Layak Higien Sanitasi.
” Kebersihan dapur dan lingkungan sekitar menjadi suatu kewajiban bagi SPPG agar anak-anak kita terhindar dari potensi penularan penyakit,” tutur Zulhendri.* (ris).
