HaluanNews.co.id – Pemerintah Kabupaten Solok resmi me-launching Forum Bank Sampah Kabupaten Solok, bertempat di Gedung C Komplek Perkantoran Bupati Solok di Arosuka, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut, dibuka secara resmi oleh Bupati Solok diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Zaitul Ikhlas, AP, M.Si.

Launching ini, merupakan bentuk dukungan program Corporate Social Responsibility – CSR PT Tirta Investama AQUA Pabrik Solok, dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat menuju ekonomi sirkular.

Hadir dalam kegiatan itu, para pengurus Forum Bank Sampah Kabupaten Solok yang akan dilantik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Solok, para Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemkab Solok, Camat se-Kabupaten Solok, dan Wali Nagari se-Kabupaten Solok.

Dalam laporanya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Solok, Asnur, S.H.,M.M, menyampaikan bahwa, Forum Bank Sampah Kabupaten Solok dibentuk sebagai wadah koordinasi, edukasi, dan penguatan kapasitas bank sampah di 14 Kecamatan se-Kabupaten Solok.

Forum ini kata Asnur, bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat, dalam pengurangan sampah dari sumbernya, mendorong nilai ekonomi dari sampah, serta mendukung target Kabupaten Solok bebas sampah 2029.

” Kami mengapresiasi dukungan penuh PT Tirta Investama AQUA Pabrik Solok, sebagai inisiator dan mitra CSR dalam pembentukan forum ini,” tutur Ketua Panitia.

Hingga saat ini, telah tercatat ada 11 Bank Sampah unit dan 1 Bank Sampah Induk di Kabupaten Solok, yang akan bernaung di bawah Forum Bank Sampah Kabupaten Solok.

Sementara itu, Kepala Pabrik PT Tirta Investama AQUA Pabrik Solok, Deden Somantri dalam sambutannya diacara itu menegaskan komitmen AQUA, untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat.

Kami di AQUA ujar Deden Somantri, percaya bahwa, masalah sampah tidak bisa diselesaikan sendiri.

Melalui CSR kami, imbuh Deden Somantri, AQUA ingin menjadi bagian dari solusi.

Pembentukan Forum Bank Sampah Kabupaten Solok ini ujarnya, adalah, langkah nyata, untuk membangun ekosistem ekonomi sirkular dari hulu ke hilir.

” Kami akan terus mendukung pelatihan, sarana, dan akses pasar bagi bank sampah agar sampah punya nilai ekonomi dan nagari kita semakin bersih,” tutur Deden Somantri.

AQUA Pabrik Solok, selama ini telah mendampingi 4 bank sampah binaan yang ada di Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok dan memberikan bantuan sarana prasarana serta pelatihan kepada kader bank sampah.

Sedangkan Bupati Solok, dalam sambutanya yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Zaitul Ikhlas, menyampaikan apresiasi kepada PT Tirta Investama AQUA Pabrik Solok, atas inisiasi pembentukan Forum Bank Sampah.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kata Zaitul Ikhlas, kami menyambut baik dan mengapresiasi inisiasi PT Tirta Investama AQUA Pabrik Solok, dalam membentuk Forum Bank Sampah Kabupaten Solok.

” Ini sejalan dengan visi kami untuk mewujudkan Kabupaten Solok yang bersih, sehat, dan berdaya saing,” ujar Zaitul Ikhlas.

Lebih lanjut ia juga menekankan peran Camat dan Wali Nagari sebagai garda terdepan.

“Forum ini harus sampai ke nagari-nagari. Kami minta Dinas LH, Camat, dan Wali Nagari mengawal, membina, dan memfasilitasi bank sampah agar tumbuh dan berkelanjutan,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Zaitul Ikhlas secara resmi meresmikan Forum Bank Sampah Kabupaten Solok. Yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan SK Pengurus Forum kepada Ketua Forum Bank Sampah Kabupaten Solok.

Dengan terbentuknya Forum Bank Sampah Kabupaten Solok, diharapkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.

Kepada awak media SR CSR Manager PT.TIV (AQUA) Pabrik Solok, Azra’i, didampingi CSR Koordinator, Jon Betrit, mengatakan, Forum Bank Sampah ini hadir sebagai rumah bersama, sebagai tempat berkoordinasi, berbagi praktik terbaik dan memperkuat kelembagaan.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen PT.TIV (AQUA) Pabrik Solok, melalui program CSR dalam penguatan pemberdayaan masyarakat, edukasi lingkungan dan kolaborasi multipihak untuk pengelolaan sampah berkelanjutan.

Yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita yaitu, Membangun Indonesia melalui ekonomi hijau, penguatan kualitas lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat sebagai pondasi Indonesia Maju dan berkelanjutan.

Setelah pelantikan pengurus Forum Bank Sampah, kegiatan dilanjutkan berupa Talkshow dengan tema “Merdeka dari Sampah”.

Ada 3 Nara sumber yang tampil, masing-masing adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Solok, Asnur, Program Manager Packaging AQUA Danone Indonesia, Anie Wahyuni, dan Akademisi sekaligus Dosen Tekhnik Lingkungan Universitas Andalas (Unand) Rizki Abdi.* (ris).