HaluanNews.co.id – Di tengah kesulitan warga mendapatkan air bersih akibat musim kemarau, Pemerintah Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, bergerak melakukan penanganan dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Panongan, Rizki Rizani Fachzi, turut turun langsung mengawal proses pendistribusian air bersih kepada warga Kampung Sawangan. Ia bersama pengurus KNPI dan PMI Kecamatan Panongan memantau penyaluran hingga larut malam untuk memastikan bantuan diterima warga secara tertib dan merata.
Krisis air bersih yang terjadi di sejumlah titik wilayah Kecamatan Panongan membuat sebagian sumur warga mengalami kekeringan. Kondisi tersebut berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari, terutama untuk memasak, minum, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Merespons kondisi tersebut, jajaran Kecamatan Panongan bersama sejumlah elemen masyarakat melakukan pendistribusian air bersih secara langsung kepada warga yang membutuhkan.
Di Kampung Sawangan, warga tampak mengantre dengan membawa jeriken, galon, dan ember untuk mendapatkan pasokan air. Rizki terlihat ikut memantau proses pengisian dan pembagian air hingga kegiatan selesai.
Menurut Rizki, penanganan kebutuhan air bersih merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat yang harus dilakukan secara cepat, terutama ketika warga menghadapi kondisi darurat.
“Air bersih adalah kebutuhan mendesak yang tidak kenal waktu. Ketika warga kesulitan mendapatkan air bersih, maka kewajiban kami untuk merespons secepat mungkin tanpa mengenal batas jam kerja,” ujar Rizki di sela-sela pemantauan distribusi air.
Ia juga memastikan proses pendistribusian berlangsung tertib sehingga warga mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan dan tidak terjadi persoalan selama antrean.
Kehadiran jajaran Kecamatan Panongan bersama KNPI dan PMI mendapat respons positif dari warga. Bantuan tersebut dinilai meringankan beban masyarakat yang mulai kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga Kampung Sawangan mengaku sangat terbantu dengan adanya distribusi air bersih tersebut. Menurutnya, kondisi kekeringan membuat kebutuhan air rumah tangga semakin sulit dipenuhi.
“Kami sangat kewalahan, Pak. Kalau tidak ada bantuan air seperti ini, kami harus beli air terus, padahal pengeluaran sedang sulit,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KNPI Kecamatan Panongan, Irvan Herdiansyah, mengatakan pihaknya akan terus berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan berbagai unsur lainnya dalam membantu masyarakat yang terdampak kesulitan air bersih.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan menjadi bagian penting dalam merespons kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kemarau.
“Langkah proaktif yang dilakukan Pak Sekcam Panongan menjadi bagian dari pelayanan publik yang humanis dan responsif. Melalui aksi kolaboratif ini, kami dari KNPI berkomitmen untuk terus memantau wilayah lain yang berpotensi mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau,” kata Irvan.
Ia berharap distribusi air bersih dapat terus dilakukan secara tepat sasaran sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa segera mendapatkan bantuan.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, PMI, dan masyarakat dalam menghadapi persoalan kebutuhan dasar di tingkat lingkungan. (Yeni)
