HaluanNews.co.id – Bupati Jon Firman Pandu turun langsung meninjau kondisi wilayah yang terdampak bencana banjir bandang dikawasan komplek perkantoran Bupati Solok di Arosuka Kabupaten Solok yang terjadi pada Senin 21 September 2026 malam sekitar pukul jam 19 : 53 Wib.

Peninjauan langsung pada Selasa (22/9/2026) pagi itu, dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Solok terhadap bencana yang melanda masyarakat.

Bupati Jon Firman Pandu melihat secara langsung kondisi kawasan terdampak, serta mengidentifikasi kebutuhan penanganan di lapangan.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, juga hadir Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.

Selain Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Wabup Solok H. Candra, juga ada Pj Sekda Kab Solok Masheri Yanda Boy, Ketua DPRD Ivoni Munir, Wakil Ketua DPRD H. Armen Plani dan Mukhlis Dt Gampo Malangik.

Juga ada Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Solok Iskan Nofis, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Solok M Hidayat yang akrab disapa Bang Dayat dan Anggota Anggota DPRD Kabupaten Solok lainnya.

Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kalaksa BPBD Kab Solok Un Khairul beserta jajaran, para Kepala OPD dan intansi terkait lainya.

Bupati Solok juga berkoordinasi dengan jajaran pemerintah daerah, perangkat nagari, petugas penanggulangan bencana, serta unsur terkait lainnya. Guna memastikan proses penanganan berjalan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kita turun langsung untuk melihat kondisi masyarakat dan memastikan penanganan terhadap dampak bencana dapat dilakukan secepat mungkin. Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat serta memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak dapat ditangani segera,” tutur Bupati Jon Firman Pandu.

Bupati juga meminta seluruh unsur terkait, untuk bergerak bersama dalam penanganan pascabencana. Termasuk melakukan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan akses dan fasilitas umum yang terdampak dapat segera ditangani.

Pemerintah Kabupaten Solok juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem dan bencana susulan. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas serta segera melaporkan apabila terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Penanganan bencana membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai perkembangan situasi,” ujar Bupati Jon Firman Pandu.

Pemkab Solok sudah menyediakan tenda Pengunsian Dan Posko Bencana yang terletak di depan Perkantoran Bupati dan di depan Kantor BPJS Kab Solok, pada POSKO Bencana juga terdapat informasi yang di butuhkan seputaran Bencana.

Mengenai Fasilitas perkantoran yang terdapak, di antaranya ada 11 dinas, tetapi diantaranya yang terlihat fatal. Seperti dinas DPMN, PUPR, Pariwisata, Dinas Kesehatan,Barenlitbang, Inspektorat, Pendapatan Daerah Kab Solok serta Sekretariat DPRD Kab Solok.

Peninjauan langsung ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Solok dalam memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sekaligus mempercepat langkah penanganan terhadap dampak banjir bandang di wilayah Arosuka.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Solok akan menerbitkan Status Tanggap Bencana per hari ini. Agar proses evakuasi dan kegitan pembersihan berjalan dengan lancar.

Sementara itu, dalam penanganan proses pembersihan material lumpur banjir bandang tersebut dan proses evakuasi korban terdampak galodo di Arosuka itu, melibatkan potensi SAR dari berbagai unsur dan elemen terkait dibantu relawan lainnya.

Seperti TRC BPBD Kabupaten Solok, TNI/POLRI, Brimob Dharmasraya, DOKKES DVI Polri, Dishub,Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, TAGANA dan jajaran Dinas Sosial Kabupaten Solok.

Juga ada dari Basarnas, BIN, Dinas Kesehatan, PMI, Damkar Kota Solok, RHC Solok, PLN, TRC Semen Padang, FKPPI, Karang Taruna dan unsur relawan lainnya.

Tak ketinggalan relawan dari warga masyarakat, seperti diantaranya dari Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguak.

Selain itu, juga ada dilokasi pengurus organisasi pers. Seperti diantaranya dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Solok, PWI Kabupaten Solok, Forum Wartawan Solok (FORWAS), PJS Kabupaten Solok, IJTS, AWI, MOI dan FKWAS.

Serta puluhan awak media, cetak,elektronik, TV dan online, yang melakukan peliputan langsung dari sekitar lokasi bencana di kawasan Komplek Perkantoran Bupati Solok di Arosuka.

Berikut Data Korban Sementara, dalam musibah galodo banjir bandang di Arosuka Kabupaten Solok, yang terjadi pada Senin (21/9/2026) malam sekitar pukul 19.53 wib itu.
1. AG 59 th (Belum ditemukan)
2. ⁠DA 21 th (Belum ditemukan)
3. ⁠Ml 54 th (RSUD Aro Suka)
4. ⁠MN 57 th (SPH Padang)
5. ⁠AS 66 th (RSUD Aro Suka)
6. ⁠YN 45 th (RSUD Aro Suka).* (ris).