HaluanNews.co.id – Karang Taruna Kota Tangerang menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan Organisasi Karang Taruna Kota Tangerang di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas organisasi sekaligus mempererat sinergi antara Karang Taruna dengan Pemerintah Kota Tangerang dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat. Senin (06/07/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi beserta jajaran, Direktur Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Doddy Effendi, Ketua Karang Taruna Kota Tangerang Aditya Pratama beserta jajaran, perwakilan Pengurus Karang Taruna Provinsi Banten Abdul Khodir, perwakilan Pengurus Nasional Karang Taruna Fabian Cornellis, Karang Taruna se-Kota Tangerang, Ketua DPD Granat Provinsi Banten sekaligus Ketua Bidang Organisasi Pengurus Nasional Karang Taruna Budy Tjoanda, serta M. R. Syarif Hasan.

Ketua Karang Taruna Kota Tangerang, Aditya Pratama, mengatakan bahwa penguatan kelembagaan merupakan fondasi utama agar organisasi mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam bidang pemberdayaan sosial dan kepemudaan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus semakin solid, memiliki pemahaman yang sama terhadap tata kelola organisasi, serta mampu menghadirkan program-program yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Aditya. Minggu Kemarin (05/07)

Menurutnya, Karang Taruna Kota Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas organisasi melalui pembinaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, organisasi diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang aktif, kreatif, mandiri, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menegaskan bahwa Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah karena keberadaannya yang dekat dengan masyarakat hingga tingkat kelurahan.

Menurutnya, jaringan Karang Taruna yang luas menjadi kekuatan dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembangunan.

“Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi mitra strategis pemerintah. Saya meyakini, dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang dimiliki, Karang Taruna mampu menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus mendukung pembangunan di Kota Tangerang,” kata Maryono.

Maryono mengungkapkan, kedekatannya dengan Karang Taruna telah terjalin sejak masih duduk di bangku sekolah hingga mengemban amanah sebagai aparatur pemerintahan. Pengalaman tersebut membuatnya memahami bahwa Karang Taruna merupakan organisasi yang selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun dalam berbagai kegiatan sosial.

“Saya tahu bagaimana teman-teman Karang Taruna bekerja. Mereka bergerak karena panggilan hati dan kepedulian kepada masyarakat. Ketika terjadi bencana atau masyarakat membutuhkan bantuan, mereka hadir tanpa menunggu perintah. Semangat seperti inilah yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai inisiatif Karang Taruna yang selama ini mampu melaksanakan kegiatan sosial secara mandiri, mulai dari membangun jembatan darurat, membantu warga terdampak bencana, hingga menjalankan berbagai aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurut Maryono, semangat kemandirian dan gotong royong tersebut menjadi modal penting bagi Karang Taruna untuk terus mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan organisasi kepemudaan, Pemerintah Kota Tangerang melalui Perumda Tirta Benteng akan melibatkan anggota Karang Taruna dalam melakukan pengecekan meter air pelanggan yang mengalami kerusakan. Hasil pengecekan tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Perumda Tirta Benteng untuk melakukan penggantian meter air secara gratis sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang pengecekan meter air, tetapi bagaimana kita membuka ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ketika pemerintah, BUMD, dan masyarakat bergerak bersama, saya yakin pelayanan akan semakin optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya. (Red/KJK)