SOLOK, HaluanNews.co.id — Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah bersama Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati H. Candra, menghadiri kegiatan Panen Raya Cengkeh Tahun 2026 di kawasan Bukit Batu Agung Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan itu, juga dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Nufirman Wansyah, Kepala OPD Provinsi Sumatera Barat dan Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Solok.

Turut hadir, Forkopimcam Junjung Sirih, Wali Nagari Paninggahan, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Sebelum pelaksanaan panen raya, Gubernur Mahyeldi bersama Bupati dan Wakil Bupati Solok, meninjau lokasi pembangunan kembali masjid yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.

Pembangunan masjid tersebut, dilaksanakan melalui dukungan dan bantuan dari Nahdlatul Ulama Republik Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan menyaksikan penyembelihan hewan kurban bantuan dari Gubernur Sumatera Barat, Bupati dan Wakil Bupati Solok serta Dompet Dhuafa.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan hewan kurban dari Dompet Dhuafa sebanyak 40 ekor sapi untuk wilayah Sumatera Barat. Lima ekor di antaranya disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Solok.

Wali Nagari Paninggahan, Jasman, melaporkan bahwa, kawasan Bukit Batu Agung merupakan salah satu sentra perkebunan yang terus berkembang berkat dukungan berbagai pihak, termasuk program CSR dan lembaga internasional.

” Saat ini, lebih dari 400 hektare lahan perkebunan telah dikelola masyarakat dan menjadi sumber penghidupan utama warga ” ujarnya.

Jasman juga berharap dukungan pemerintah untuk penyediaan sarana air, peningkatan akses jalan, perbaikan jaringan irigasi pascabencana. Serta pengembangan usaha pertanian dan peternakan, guna meningkatkan produktivitas kawasan tersebut.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyampaikan bahwa, panen raya tersebut menjadi bukti besarnya potensi perkebunan yang dimiliki Nagari Paninggahan dan Kabupaten Solok secara umum.

Menurutnya, meskipun bencana hidrometeorologi telah memberikan dampak terhadap sektor pertanian masyarakat.

” Keberhasilan panen cengkeh tahun ini, menjadi berkah yang mampu menopang perekonomian masyarakat ” tutur Bupati Jon Firman Pandu.

Sedangkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung pengembangan kawasan perkebunan cengkeh di Kabupaten Solok melalui pembangunan infrastruktur pendukung.

Terutama, penyediaan sumber air, jalan usaha tani, serta peningkatan akses jalan menuju kawasan perkebunan.

Menurut Gubernur, ketersediaan air merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan dan pertanian.

Kalau ingin hasil pertanian maksimal, kata Gubernur, kebutuhan air harus dipenuhi.

” Karena itu, potensi sumber air yang ada harus dimanfaatkan agar produktivitas cengkeh dan tanaman lainnya semakin meningkat,” ujar Gubernur Mahyeldi Ansharullah.* (ris).