HaluanNews.co.id – Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyambut langsung kunjungan Bupati Tanah Datar, Eka Putra, beserta rombongan di Guest House, Rumah Dinas Bupati Solok, di Arosuka, Jumat (12/6/2026).
Pertemuan tersebut, menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi. Serta membahas berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama kedua daerah.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Jefrizal, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Solok, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, Asisten II Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, serta Tim Percepatan Penyelesaian Masalah Perbatasan Kabupaten solok dan Kabupaten Tanah Datar.
Pada kesempatan itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan bahwa, Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar memiliki hubungan yang erat, baik secara historis, sosial, maupun budaya.
Menurut Bupati Jon Firman Pandu, kedua daerah memiliki tanggung jawab yang sama, dalam menjaga persatuan, ketenteraman, dan kesejahteraan masyarakat.
”Kita hadir sebagai pemerintah untuk masyarakat. Apa pun persoalan yang berkembang, tugas kita adalah mencari jalan terbaik agar tidak terjadi gesekan di tengah masyarakat dan hubungan kekeluargaan yang selama ini terjalin dapat terus terjaga,” tutur Bupati Jon Firman Pandu.
Bupati Solok juga menyoroti dinamika yang berkembang terkait persoalan batas wilayah yang belakangan menjadi perhatian publik.
Ia juga menegaskan bahwa, penyelesaian persoalan tersebut harus dilakukan melalui komunikasi, koordinasi, dan musyawarah.
” Dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, serta menghormati proses yang sedang berjalan di tingkat pemerintah pusat ” ujar Bupati Jon Firman Pandu.
Selain itu, Bupati Solok juga menyampaikan dukungannya, terhadap rencana pembangunan batalion TNI oleh Kodam I/Bukit Barisan. Menurutnya, kehadiran satuan TNI di wilayah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi keamanan maupun pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Solok.
Ia menjelaskan bahwa, kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan, sekaligus upaya memperkuat hubungan silaturahmi antara kedua daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tanah Datar juga menegaskan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif, sambil menunggu keputusan resmi dari Kementerian Dalam Negeri. Terkait penyelesaian batas wilayah yang selama ini masih berproses.
”Kami berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menyerahkan proses penyelesaiannya kepada pemerintah pusat. Yang paling penting adalah menjaga persatuan dan ketenangan masyarakat di kedua wilayah,” tuturnya.
Terkait rencana pembangunan Batalion, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan bahwa, pihaknya mendukung pembangunan tersebut.
Namun ia berharap, seluruh proses dapat dilakukan dengan memperhatikan kondisi sosial masyarakat serta mengedepankan komunikasi yang baik. Agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.
Dalam diskusi yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan tersebut, kedua kepala daerah juga membahas peluang kerja sama di berbagai sektor pembangunan, terutama bidang pertanian.
Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar dinilai memiliki banyak potensi yang dapat disinergikan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Solok menyampaikan bahwa sektor pertanian telah menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Pemerintah Kabupaten Solok akan terus memperkuat kolaborasi antar daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada akhir pertemuan, kedua kepala daerah sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.
Sekaligus, memperkuat kerja sama pembangunan, demi kepentingan masyarakat Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar.* (ris).
